obat ‘galau’

huruf demi huruf berhamburan dari dalam benakku,entah sebagai puisi ?
mungkin merindu,tapi apakah merindu adalah huruf – huruf yang berhamburan tak karuan sebagai galau yang tiba – tiba meledak dari dalam dada dan kepala meledakkan keinginan dari dalam mimpi-mimpi yang tak kunjung selesai.
diputar dalam tidur-tidur yang melelahkan ke dalam jeram-jeram yang menganga dalam keinginan diri.

o inikah suara dari dalam kegelapan jiwa yang menggapai gapai terang cahaya sebagai puisi yang kacau tak terbaca
siapa disitu diriku kah atau engkau yang kukasihi dengan setulus cinta setulus doa dengan airmata yang memancar dari air mataku
yang tiba – tiba saja perih karena demikian nyeri ,segala yang tak terkata demikian pedih,segala yang tak terduga demikian perih, segala yang bergalau tak tahu apa dirasa,tak tahu apa dipinta

o kabarkan kepadaku cintamu sebagai darah dalam puisi yang mengalir di dalam urat nadiku
sebagai denyut dalam jantungku sebagai engkau yang tak henti mencintaiku dengan tulus apa adanya , dengan sesungguhnya cinta,dengan setulusnya cinta sebagai doa yang kau panjatkan setulus pinta ke padaNya hingga disatukan ke tali cintanya cahaya.

*cintai diriku apa adanya

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s