Kakak macam apa aku ini (?)

Jatinangor, 17 Mei 2013
02.42 am

Adikku,
Rindu ini benar adanya
Rindu ingin segera bertemu denganmu

15 tahun
Jarak umur yang cukup jauh di antara kita
Mungkin kau pernah berpikir aku seperti tante mu *garuk2 kepala
Tante cerewet yang suka mengganggumu hahaha
Seperti itukah aku?
Ntahlah, hanya kamu yang tahu

Dulu aku terbuai ketika menjadi anak bungsu
Selalu dimanja dan di ambung ambung *awas nyangkut di empang, eh
Aku masih ingat,
Dulu sebelum kau hadir di bumi
Aku begitu kekanak-kanakan
Cemburu kepada perut ibu
Aku takut kehadiran mu akan menggantikan singgasanaku sebagai “anak bungsu”
Aku tak ingin tersaingi olehmu
Aku begitu pecemburu
Lebih tepatnya aku takut
Takut, semua orang akan berpaling dari ku dan menuju kamu
Aku hanya tak ingin kehilangan semua perhatian itu
Betapa bodohnya aku berpikir sempit seperti itu
Kini aku tersadar
Memilikimu sebagai adikku adalah salah satu anugrah terindah di dalam hidupku

Sekarang
Aku mulai bosan
Aku bosan menjadi anak perempuan satu-satunya
Aku mengharapkan kehadiran seorang saudara perempuan disisiku
Mengharapkan adik perempuan tempat aku berbagi tentang cerita cinta
Ah, aku selalu terbuai ketika mendengar cerita cinta
Apalagi ketika aku mengalaminya *oalah galau tikangkat akut sambil manggut manggut

Tapi
Kehadiranmu telah membuat kebosanan ku tenggelam secara perlahan
Adikku
Aku beruntung mempunyai adik laki-laki kembar yang tangguh sepertimu
Ya….kamu tangguh
Tangguh untuk memukul bahuku ketika kamu kesal kepadaku *hahahaha pujian apaan itu(?) hoi kak uwi puitis dong -__-

Benar, kau bukan adik perempuanku
Namun kehadiranmu telah mampu menyelimuti kesepianku

Aku tahu
Kau selalu depresi ketika menghadapi semua tingkahku
Ya….semua tingkah jahilku kepadamu

Kakak macam apa aku ini (?)
Ya, aku adalah
Kakak yang sering dan sangat senang menganiayamu *hahahahah itu hanya klise
Kakak yang sering dan sangat senang membuatmu menangis merengek rengek
Kakak yang merasa “HIDUP” ketika mendengar rengekkan dan tangisanmu

Kakak macam apa aku ini (?)
Yang selalu mengikuti bayang bayang mu
Yang selalu menghantui hidupmu
Yang selalu mengganggumu
dan yang selalu mengajak paksa untuk bercanda

Kamu makan, aku ambil sendokmu
dan kamu pun menangis
Kamu mandi, aku sembunyikan handukmu
dan kamu pun menangis
Kamu bermain, aku curi sandalmu
dan kamu pun menangis
Kamu nonton kartun kesukaanmu, aku ganti dengan channel India kesukaanku
dan kamu pun guling-guling sambil merengek-engek ke ibu
Ibu pun ngomel-ngomel kepadaku
dan aku hanya ketawa cengar – cengir saat itu
Betapa kriminalnya diriku (?)

Adikku
Tahukah kamu?
Sebanarnya itu semua adalah sebuah ungkapan kasih sayang dariku
Aku begitu menyayangimu dan sangat mengkhawatirkanmu #syelalu :*

Kakak macam apa aku ini (?)
Mengganggu mu adalah sebuah aktivitas yang sangat menyenangkan bagiku
Kakak macam apa aku ini (?)

Ingatkah kamu?
Ketika akhir minggu kepulanganku dari tempat menuntut ilmu?
Kau selalu meminta permen kepadaku
“Ka uwi….uwi..uwi..emen, mana emennya? *ah, aku selalu merindukan ketelohan mu (bahasa Indonesiakah teloh itu? $buka kamus

dewi alim azim

Ya
Kau selalu meminta permen kepadaku
Bahkan ketika aku bertanya tentang kado ulang tahun yang kau inginkan dariku
Kau pun menjawab “emen warna merah” *hahaha betapa beruntungnya aku punya adik sederhana sepertimu, #hemat, suka menabung dan ga banyak minta
Merah….
Ya
Aku ingat
Itu warna kesukaanmu

Aku selalu senang ketika memilihkan permen untukmu
dan sangat antusias ketika membungkusnya dalam sebuah kertas kado
-___- betapa ribetnya aku harus seperti itu,
Cupcupcup adikku
Hal itu semuanya aku lakukan hanya untuk mengungkapkan perasaanku
Bahwa kau begitu istimewa di hatiku

Adikku
Aku rindu mendengarkan omelan ibu ketika aku menjahilimu
Aku rindu bercanda denganmu
Kejar kejaran boneka bersamamu *alim&azim itu boneka kesayangan kakak, ayooo balikin! cepet!
Kamu malah lari terbirit-birit membawa boneka kesayanganku ke teman perempuanmu #aku cemburu tau haha

Adikku
Aku selalu merindukan panggilan kesukaanmu untukku
Ka uwi…..ka uwi….uw…uwii.wi…uwi
Ah, betapa lucunya nama itu
Aku sangat menyukai panggilan itu

Adikku
Aku rindu berebut pelukan ibu dengan mu
Aku rindu berebut goncengan bersama abang denganmu
Aku rindu berebut kue ikan kesukaanmu *seleramu sungguh tradisional adikku hahaha *tepok jidat

Adikku
Maafkan aku

Kakak macam apa aku ini (?)
Yang tak pernah puas mengganggu mu hingga kau menangis di pangkuan ibu
Kakak macam apa aku ini (?)
Yang cerewet ketika kau tidak lancar menghafalkan angka 1-10
Yang cembetut ketika kau tidak lancar menyebutkan huruf-huruf hijaiyah

Adikku
Ingatkah kamu dengan mainan kayu hadiah dariku dulu?
Ketika aku berkunjung ke Jogja, aku belabelain beli mobil-mobilan kayu itu untukmu
Sehingga akupun menekan hasrat shopping baju batik kegemaranku
Itu semua demi kamu
Aku begitu menyayangimu, walau cara ku menyayangimu tak sesempurna pengharapanmu

Adikku
Mobil kayu itu,
Mobil kayu itu,
Mungkin kau sudah terlalu muak dengan candaan dan gangguan dariku
Mobil kayu itu,
Aku terkejut
Sangat terkejut
Ketika kau melempar mobil kayu itu tepat dikeningku
Sakit,
Perih,
Darah muncrat dari kepalaku
Banyak….
Aku panik
Kau pun panik
Kepala ku pusing
Mataku berkunang-kunang
Yang aku ingat hanya tangisanmu waktu itu
Kau menangis tersedu-sedu
Mata mu mengisyaratkan penyesalan itu
Mungkin kau begitu takut melihat darah yang mengalir dari keningku
Aku pun mencoba untuk tetap tersenyum kala itu
Ah, lupakan itu adikku ๐Ÿ™‚
Aku senang mendapatkan itu darimu *banyak gaya hahaha padahal sakit, aaaaa maamama

Adikku
Aku rindu senyumanmu
Aku rindu pukulan dari tanganmu
Aku rindu rengekkanmu
Aku rindu omelan Ibu ketika aku menjahilimu
Aku menyayangimu seperti bulan memeluk matahari ๐Ÿ™‚

upinipin

#Alim & Azim seperti Upin Ipin, adik tangguh, pintar, soleh, tidak sombong dan rajin menabung *Amin
dan Kak uwi?? seperti Kak Ros yang cerewet tapi baik hatinya, iya kan? iya aja ya #jaim dikit gpp lah ya hahaha (pede bgt kakak mu ini) :)*hubahubahuba

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s