pukau sunYi

photo (1)

Saya tak kan pernah mampu menerjemahkan pukau sunyi
yang kerap menderpa wajah, yang kerap tercerap dan kerap terkecup

Tak perlulah jua saya mengutuki ceracau waktu
Karena sunyi memiliki rahasia tersendiri
tak peduli
dengan heningnya sepi
tak peduli
dengan sunyinya malam
tak peduli
dengan hilangnya peradaban matahari
dan tak hirau
dengan suara jangkrik yang mengiring di kala malam

Pukau hening ternyata mampu membuat saya luluh
untuk sebentar dibenahi, walau belum sempat di maknai

ketika cahaya beranjak dari senja
menjadikan malam dengan pukau sunyi
dimanakah saya dapat membaca rindu?
Ya, pada matamu yang selalu menatap dengan kesungguhan hati

Advertisements

One response to “pukau sunYi

  1. “dimanakah saya dapat membaca rindu?
    Ya, pada matamu yang selalu menatap dengan kesungguhan hati”

    cieee uwi puitis bangeet yah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s